Pompa Power Steering

Di posting oleh Zulkifli pada 04:25 AM, 22-Jun-12

Di: pengatahuan otomotif

Pengenalan bagian - bagian dan cara kerja pompa power
steering pada sistem kemudi power steering



Pompa power steering
atau dikenal juga dengan nama Vane pump adalah pompa pada sistem power steering yang berguna
untuk mensirkulasikan minyak
power steering.
Pompa power steering ini terdiri atas komponen - komponen sebagai
berikut :




1. Suction

adalah saluran masuk
minyak power steering.


2. Discharge

adalah saluran keluar
minyak power steering


3. Rotor shaft

adalah bagian pompa power steering yang menerima putaran mesin dari pulley.


4. Rotor

adalah bagian dari pompa
power steering berputar untuk melakukan kerja pemopaan.


5. Vane plate

adalah bagian dari pompa power steering yang
membentuk ruang hisap dan
ruang tekan bersama - sama
dengan cam ring dan rotor.



6. Cam ring

adalah bagian dari pompa power steering yang
membentuk ruang hisap dan
ruang tekan bersama - sama
dengan vane plate dan rotor.




Sebelum saya menjelaskan cara kerja pompa power steering, saya akan jelaskan dulu mengenai gaya sentrifugal.

#Gaya sentrifugal

adalah gaya dari suatu benda yang berputar untuk terlempar keluar dari lintasan atau orbitnya.


Seperti Anda ketahui bahwa bentuk dari cam ring tidaklah bulat benar, maka terbentuklah ruang antara rotor dan cam ring yang tidak
sama besar.
Maka cara kerja pompa power steering adalah
sebagai berikut :

#Hisap

Rotor shaft berputar karena
menerima gaya putar dari
mesin , gaya putar ini
diteruskan untuk memutar
rotor. Dengan berputarnya
rotor, maka vane plate akan ikut berputar dan mebuat
ruang yang tidak sama
besarnya dengan cam ring dan rotor. Pada saat vane plate dan rotor serta cam ring berada dekat suction terbentuklah ruang yang kecil. Kemudian rotor terus berputar dan membuat vane plate terlempar keluar dan merapat ke cam ring , sehingga terbentuklah
ruang yang semakin besar. Rotor pun terus berputar dan
vane plate pun terus terlempar keluar pada cam ring sehingga ruang di antara cam ring , rotor dan vane plate terus membesar. Pembesaran ruang di antara cam ring, vane plate dan
rotor inilah yang membuat
terjadi kevakuman dalam ruang itu, sehingga minyak power steering akan terhisap dari saluran suction. Minyak power steering ini akan mengisi ruang di antara vane plate , rotor dan cam ring.


#Tekan


Seperti telah Anda ketahui bahwa bentuk dari cam ring tidaklah bulat benar, maka
akan terjadi ruang yang
mengecil antara rotor, vane
plate dan cam ring.
Rotor yang terus berputar bersama - sama dengan vane plate, membuat vane plate akan terus terlempar keluar merapat ke cam ring karena gaya sentrifugal.

Karena bentuk cam ring yang tidak bulat benar , maka ruang antara cam ring ,
vane plate dan rotor akan
semakin mengecil seiring dengan berputarnya rotor dan vane plate.

Minyak power steering yang berada di ruang antara
rotor , vane plate dan cam ring akan semakin ditekan karena ruang yang semakin mengecil itu. Minyak power steering itu akan tertekan terus dan akhirnya keluar setelah ruang antara vane plate, rotor dan cam ring itu bertemu dengan saluran keluar atau discharge.

Minyak power steering yang
keluar dari saluran discharge ini akan disirkulasikan ke instalasi power steering berikutnya. Demikianlah pengenalan
mengenai pompa power
steering berikut juga cara
kerjanya.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar